Agama adalah candu bagi masyarakat, terminus tersebut merupakan koreksi atas tulisan yg dibuat oleh hegel. Karl Marx melihat sisi bahwa kapitalis menciptakan jurang yang dalam pada usaha untuk menciptakan masyarakat primordialitas. Dengan adanya dua golongan tersebut, terbentuklah suatu jurang yang disebut sebagai strukturalisme, terbentuknya struktural memuat suatu gagasan adanya kelas, pertentangan kelas-kelas ini mewujudkan suatu chaos / keserabutan, carut marut yang menjadi tindakan saling menindas, melecehkan dan bukan tidak mungkin akan saling menghancurkan.Alat kepada pertentangan struktural tersebut adalah agama. Agama dilihat sebagai candu bagi masyarakat, karena dia menjadi alat dan dimodifikasi oleh penguasa, baik yang berkaitan dengan kerohanian maupun secara kodrati.
Kepercayaan/agama semata-mata pada awalnya dilihat sebagai pelipur lara, pelarian atas kejadian dan permasalahan yang telah dan sedang dialami pada hidup orang tersebut setiap harinya.Kepercayaan menjadi dominan pada masyarakat, karena agama mampu memberikan kenyamanan sementara untuk lepas dari permasalahan hidup yang dialaminya. Namun lama kelamaan ini menjadi kebiasaan dan tempat pelarian yang paling aman untuk melepaskan masalah hidupnya.
Struktual kapitalis meihat kepercayaan sebagai power dominan pada masyarakat, maka pada permainan politiknya, ia menggunakan sarana kepercayaan dan menungganginya demi kepentingan politis untuk menindas rakyak. Maka cara yang digunakan juga bermacam-macam, yakni bisa dengan menyuap tokoh agama/rohaniwan supaya dalam memasukkan doktrin dan kepentingannya, tokoh tersebut menjadi perpajangan mulut dari kepentingan penguasa saat itu.
Penafsiran lain lagi, kepercayaan/iman/agama yang mampu memberi penghiburan pada masyarakat kendati sementara waktu, membuat masyarakat malas dan enggan untuk berjuang hidup, sehingga yg terjadi adalah kepasrahan mutlak pada kepercayaan tanpa ada upaya untuk berjuang melawan ketidakadilan, kesewang-wenangan dan penindasan. Mereka yang tertindas merasa cukup dan terhibur dengan ajaran kepercayaan/iman yang diajarkan pada mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar